Tulisan ini dibuat setelah satu minggu lebih terpenjara di rumah sendiri karena Virus Corona yang ada dimana-mana. Sembari terkurung di kamar sendiri, aku masih mencari kerja untuk aku memulai karirku. Aku bosan di rumah, tidak ada sesuatu yang dapat kulakukan selain bermain game, nulis, baca buku, dan mewarnai. Iya, mewarnai buku mewarnai orang dewasa. Aku bosan terpenjara di kamarku sendiri.
Sesekali aku pernah keluar rumah dengan ayahku, naik mobil melihat Kota Jogja yang sepi. Tidak banyak hiruk pikuk yang kutemui di jalanan. Sepanjang jalan yang kutemui hanyalah orang-orang yang masih mengais rejeki, hari demi hari. Pedagang bakwan kawi, tukang becak, abang-abang ojol, dan mereka yang tidak bisa makan jika tidak bekerja setiap harinya. Aku merasa kasihan dengan mereka, namun tidak ada yang dapat aku lakukan untuk saat ini. Paling hanya menggunakan jasa mereka, itu pun baru abang ojol saja yang bisa dimanfaatkan. Bagaimana dengan mereka penjaja makanan keliling ataupun bapak tukang becak? Boro-boro mau naik becak, keluar rumah saja takut.
Lalu yang membuatku kasihan adalah, dimana peran pemerintah ketika ada wabah seperti ini? mengapa mereka tidak begitu peka untuk menyelamatkan mereka yang masih harus bekerja serabutan seperti ini. mengapa tidak ada solusi untuk sementara waktu bagi orang-orang seperti mereka. Bahkan rata-rata mereka yang bekerja di sektor informal dan berpenghasilan harian seperti mereka ini berada di usia renta. Mereka sudah lebih dari lima puluh tahun, dimana resiko tertular penyakit seperti ini sangatlah besar. Belum lagi biaya perawatan medis mereka, siapa yang mau menanggung? untuk hidup saja sulit, mereka juga dihantui oleh virus yang tidak ada obatnya.
Bersyukurlah kalian di luar sana yang masih bisa bekerja dari dalam rumah kalian yang aman. Mungkin rumah kalian tidak bagus, tidak besar, tidak ber AC, sumpek, dan tidak ber Wifi super kencang. Namun bersyukurlah, masih banyak orang yang ingin memiliki kehidupan seperti kalian di saat-saat seperti ini. Merasa aman di dalam rumah, tanpa takut penghasilan kalian berkurang. Tanpa rasa khawatir, akan makan apa besok? Dan setidaknya ada sesuatu yang dapat kalian kerjakan untuk tetap menyambung hidup tanpa perlu keluar rumah.