Secangkir Kopi Penuh Cinta (The Espressologist)

16.48

Judul Buku : The Espressologist
Pengarang : Kristina Springer
Penerjemah : I Gusti Nyoman Ayu Sukerti
Penerbit : Qanita
Tahun Terbit : 2012
Cetakan ke : I
Jumlah halaman : 291
ISBN : 978-602-9225-26-6

Selamat Hari Kopi Internasional! Ya! Tanggal 1 Oktober merupakan hari kopi internasional, jadi novel yang saya review kali ini ada hubungannya dengan kopi. Cuma kopi aja sih, bukan hari kopi internasional. But it's okay. Let's see, seberapa seru novel ini...


Dari secangkir kopi yang kamu minum, dapat menentukan siapa jodohmu. Benarkah demikian? Wow, pasti sangat menyenangkan jika kamu bisa menemukan jodoh yang serasi denganmu melalui secangkir kopi favoritmu.


Berawal dari kedai kopi franchise Weird Joe's kisah cinta banyak orang ini dimulai. Jane Turner, seorang barista di kedai kopi tersebut. Ia senang mengamati orang-orang yang datang dan membeli kopi di tempat ia bekerja. Bermodalkan pena dan notes kecilnya, Jenny menuliskan karakter dan tipe orang yang memesan jenis-jenis kopi tertentu. Dari situlah Jenny mampu menebak, penikmat kopi apa yang bisa berjodoh dengan penikmat kopi tertentu.


Pasangan pertama yang berhasil ia jodohkan adalah pelanggan kedai kopi Weird Joe's , Gavin dengan teman Jenny, Simone. Mereka adalah kelinci percobaan Jenny yang pertama. Mereka benar-benar saling menyukai dan menjadi pasangan yang serasi. Percobaan Jenny yang pertama berhasil.


Berikutnya teman barista Jenny yang menjadi kelinci percobaan berikutnya. Jenny berhasil menjodohkannya dengan seorang Briptu yang rajin nongkrong di kedai kopi itu. Briptu Jake dan teman baristanya, Sarah akhirnya berjodoh. Tidak diragukan lagi, Kemampuannya sebagai mak comblang kopi atau sebutan kerennya adalah espressologist tidak perlu diragukan lagi.


Lalu sahabat karibnya yang baru saja putus dari pacarnya menjadi sasaran berikutnya. Jenny berniat menjodohkan Em, sahabatnya itu dengan teman sekelasnya, Cam. Tapi tunggu! Sepertinya ada yang aneh dengan perjodohan yang akan ia lakukan. Atau ini hanya perasaannya saja? Ah, mungkin Jenny hanya terbawa suasana. Ia sendiri juga sedang sibuk merencanakan perjodohan dirinya dengan Will, pelanggan setia di kedai kopi ini. Tetapi ada yang salah dengan perjodohannya dirinya dan Will. Akankah Jenny berjodoh dengan Will??


Penasaran dengan kelanjutan kisah ini? Akankah Jenny dan Em menemukan tambatan hati mereka sesuai dengan apa kata kopi mereka? Baca saja kelanjutan kisah yang seru ini hanya di The Espressologist. Novel yang asik dan menarik bagi para pecinta kopi yang ingin menemukan jodohnya sesuai dengan kopi favorit mereka.


Ditulis dengan sangat apik dan membuat pembaca ketagihan, sampai-sampai tidak ingin berhenti membaca hingga akhir. Rasanya seperti menegak kafein, membuat pembacanya bersemangat dan selalu penasaran dengan kelanjutan kisahnya.


Menggunakan setting di perkotaan, tepatnya Chicago, Amerika pada masa sekarang. Meski latar cerita ini berada di luar negeri, namun pembaca masih tetap bisa mengikuti cerita ini. Secara general novel ini menggunakan alur maju dan flashback di salah satu bab novel ini. Meski demikian, tidak mengurangi kenyamanan pembaca dalam menikmati novel ini.


Karakter-karakter yang diciptakan oleh Kristina Springer yang merupakan penulis novel ini, sangatlah menarik. Ia menciptakan karakter Jane sesuai seperti dirinya. Tentu saja pembaca dapat membaca bagaimana karakter penulisnya. Selain itu buku ini sangat ringan dan mudah dipahami di kalangan remaja dan dewasa. Meski hanya novel chicklit biasa, yang membuat novel ini patut ada di rak buku kamu adalah tips dan trik dari si penulis untuk membuat kopi-kopi favorit karakter di novel ini. serta sedikit catatan dan Jane Turner mengenai kopi dan karakter pribadi penikmatnya. jadi sedikit banyak pembaca bisa iseng-iseng mencari jodoh melalui jenis kopi favoritnya. Tapi kembali lagi sih, namanya juga fiksi, ga ilmiah, bisa saja meleset, ya kan???


Kekurangan dari buku ini terletak pada bagian saat Em dan Jane sedang chatting di dunia maya. Jane dan Em menggunakan beberapa kata slang yang mungkin kurang dipahami pembaca. Berikutnya pada akhir cerita yang mudah ditebak oleh pembaca membuat para penikmat novel ini sedikit kecewa, sebab seolah-olah mereka sudah tahu sejak lama akhir dari kisah ini.


Jadi bagaimana menurutmu, Apakah novel ini patut menjadi bagian dari rak buku kamu?? Apakah novel ini bisa menjadi temanmu saat menikmati secangkir kopi panas, di cuaca yang dingin?? Kurasa begitu! Selamat Mencoba!



You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Instagram